DEPROTEKSI GUGUS FUNGSI

 

Selanjutnya kita akan membahas materi tentang deproteksi gugus fungsi, materi sebelumnya yaitu proteksi gugus fungsi nah materi deproteksi ini hampir ada kaitannya dengan proteksi.

Deproteksi , deproteksi diartikan sebagai penghilang gugus pelindung pada saat dilakukan sintesis senyawa organik. Deproteksi ini adalah proses dimana suatu keadaaan  penghilang gugus pelindung yang mana akan mengalami perubahan yaitu menjadi gugus seperti semula kembali atau keadaan awal. Kenapa adanya deproteksi ini ada beberapa faktor yang membuat deproteksi yaitu solvolusis dasar penguraian pada pelarut, Hidrogenolisis, Logam berat ,Ion fluoride, Fotolitik, Asam / basa, Elektrolisis ,Eliminasi reduktif, β – eliminasi, Oksidasi ,Substitusi nukleofilik.

1.      ALKOHOL

Pada gugus fungsi alcohol yang telah diproteksi maka untuk melepaskan gugus fungsi yang telah diproteksi yaitu dengan sebagai berikut

Gugus

Gugus pelindung

Pereaksi

Deproteksi

Ketahanan gugus pelindung

Kereaktifan gugus peling

 

 

Alkohol

Eter

ROCH2Pb

PbCH2Br/basa

H2/ HBr

Basa/oksidasi, elektrofil

HX, nukleofil

Asetal

THP

DPH

H+/H2O

Basa

Asam

asetal

MEM

ROCH2O(CH2)OMe

ZnBr2

Basa

Asam

Ester

RCO2R

Piridin

NH3

MeOH

Basa/oksidasi,elektrofil

Nukleofil

 

2.         ALDEHID

Pada gugus fungsi aldehid yang telah diproteksi maka untuk melepaskan gugus fungsi yang telah diproteksi yaitu sebagi berikut

Gugus

Gugus pelindung

Pereaksi

Deproteksi

Ketahanan gugus pelindung

Kereaktifan gugus peling

Aldehid

Asetal

ROH , H+

H+ /H2O

Nukleofil , basa , reduktor

Elektrofil ,

Oksidator

 

3.            KETON

Pada gugus fungsi keton yang telah diproteksi maka untuk melepaskan gugus fungsi yang telah diproteksi yaitu sebagi berikut

 

Gugus

Gugus pelindung

Pereaksi

Deproteksi

Ketahanan gugus pelindung

Kereaktifan gugus peling

Keton

Asetal (ketan)

ROH , H+

H+ /H2O

Nukleofil , basa , reduktor

Elektrofil ,

Oksidator

 

4.      ASAM

Pada gugus fungsi keton yang telah diproteksi maka untuk melepaskan gugus fungsi yang telah diproteksi yaitu sebagi berikut

Gugus

Gugus pelindung

Pereaksi

Deproteksi

Ketahanan gugus pelindung

Kereaktifan gugus pelindung

 

 

Asam

RCO2H

Ester

RCO2Me

CH2N2

H2, katalis Pd/C

Basa lemah , elektrofil

Basa kuat, nukleofil , reduktor

RCO2Et

EtOH/H+

OH- / H2O

Basa lemah , elektrofil

Basa kuat, nukleofil , reduktor

RCO2CH2Pb

PbCH2OH/H+

H2, katalis atau HBr

Basa lemah , elektrofil

Basa kuat, nukleofil , reduktor

RCO2Bu-t

H+/t-BuOH

H-

Basa lemah , elektrofil

Basa kuat, nukleofil , reduktor

RCO2CH2CCl3

Cl3CCH2OH

Zn , MeOH

Basa lemah , elektrofil

Basa kuat, nukleofil , reduktor

RCO-2

Basa

Asam

Nukleofil

Elektrofil





         Akan mempertahankan atau proteksi amin , proteksi untuk amin ditambahakan benzyl oksi karbonil klorida dalam suasana asam dan penambahan NaHCO3, dan digambar dapat dilihat bahwa gugus amin sudah dilindungi benzene oksi karbonil. Selanjutnya disana ada gugus hidroksil jadi gugus hidroksil harus diproteksi , diproteksi dengan senyawa CH2N2 akan masuk gugus metil dalam bentuk ester, selanjutnya adalah melakukan reaksi berikutnya yang dilakukan yaitu mengoksidasi alcohol agar terbentuk gugus karboksil sesuai degan senyawa reakter serin yang ingin disintesis yaitu dengan menggunakan PDC dan DMF , setelah terbentuk gugus karboksilat , harus melenyapkan gugus karbonil dari ester , penambahan LiBH2, karbonil akan tereduksi menjadi senyawa alcohol. Untuk melepaskan protector gugus amin maka digunakan H2/Pd/C , maka gugus protector akan terlepas dan gugus amin terbentuk kembali.





Dari mekanisme diatas dapat dijelakan bahwa, kita memiliki senyawa etil-5-okso-hexanoat. Karena produk yang ingin dibuat mengandung keton maka dari seyawa ester disana keton harus dipertahankan maka harus diproteksi dengan menggunakan senyawa tioetilen glikol dalam asam p-TsOH dan terbetuk senyawa asetal sehingga gugus keton sudah diproteksi untuk reaksi-reaksi hidrolisis/reduksi. Setelah itu untuk merombak gugus ester dilakukan penambahan LiALH4. THF dalam suasa asam dan didapatkan gugus hidroksil. Berikut harus melepaskan gugus asetal yaitu dengan penambahan larutan asam dan dipanaskan asetal akan lepas dan kembali gugus keton yang sebelumnya.



Permasalahan : 

1.      Apa tujuan dari deproteksi gugus fungsi ?

2.      Mengapa diperlukan asam untuk mendeproteksi gugus pelindung MEM ? apabila penggunaan asam digantikan dengan basa ?

3.      Kenapa saat deproteksi pada gugus amina yang dilindungi Boc dilakukan dalam suasana asam ?


link presentasi : https: https://youtu.be/UJkz15vT_-w

link sumber : https://youtu.be/4tabVESYxL0


Komentar

  1. Baiklah saya Lenny Friskha Tamba (A1C119035), izin menjawab permasalahan no.1
    Tujuan dari deproteksi adalah untuk melepaskan gugus yang diproteksi agar kembali ke keadaan yang semula.

    BalasHapus
  2. Baikla saya febby Rahmadayani ( A1C119052) akan menjawab pertanyaan desri Tujuan dari deproteksi adalah untuk melepaskan gugus yang diproteksi agar kembali ke keadaan yang semula. Dan juga untuk menjadi produk yang ditargetkan.

    BalasHapus
  3. Baiklah saya akan mencoba menjawab pertsnyaan no 2. Karena gugus pelindung MEM bersifat reaktif terhadap asam dengan demikian maka gugus pelindung MEM akan lepas dan gugus yang dilindungi tersebut akan terbentuk atau akan kembali seperti keadaan semula. Asam tidak bisa digantikan dengan basa karena gugus pelindung MEM bersifat tidak reaktif terhadap basa dengan demikia gugus pelindung tersebut tidak akan bisa lepas. Jadi disini harus memperhatikan sekali / harus selektifpenggunaan senyawa untuk direaksikan untuk gugus fungsi karena jika salah menggunakan senyawa untuk direaksikan maka proteksi gugus fungsi akan gagal.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUBUNGAN STRUKTUR DAN KEREAKTIFAN SENYAWA-SENYAWA TURUNAN FLAVONOID

PROTEKSI GUGUS FUNGSI SENYAWA ORGANIC