PROTEKSI GUGUS FUNGSI SENYAWA ORGANIC
PROTEKSI
GUGUS FUNGSI SENYAWA ORGANIC
Baiklah , sekarang kita akan membahasi
proteksi gugus fungsi senyawa organik ,
pertama kita harus mengetahui apa itu proteksi gugus fungsi, nah jadi proteksi gugus
fungsi ini merupakan gugus pelindung yang mana merupakan gugus fungsi yang
dipakai untuk melindungi gugus yang tepilih atau terkhusus supaya gugus
tersebut tidak ikut bereaksi oleh pelarut atau pereaksi pada saat proses
sintesis suatu senyawa terjadi. Suatu reaksi kimia mempunyai suatu gugus fungsi
yang lebih dari satu reaksi serta akan memerlukan suatu reaksi selektif agar
menghindari akan terjadinya reaksi pada seluruh gugus fungsi yang memiliki
sebab pengaruh pereaksi yang akan berlebihan.
Apabila ingin memperoleh reaksi selektif
pada gugus fungsi yang akan menjadi objek perubahan reaksi , dengan demikian
gugus fungsi yang lain , yang mempunyai potensi terserang maka akan dilindungi.
Perlindungan atau proteksi pada gugus fungsi ini diinginkan tidak akan
mengalami revolusi tersebut dilakukan cara melindungi gugus fungsi itu dengan
selektif supaya tidak terserang pada pereaksi yang akan digunakan. Proteksi
gugus fungsi ini dipakai untuk melindungi gugus tertentu agar tidak bereaksi
oleh peraksi pada saat proses sintesis kimia sedang berlangsung.
Untuk menentukan gugus pelindung pada
suatu reaksi kimia tidak asal-asalan tetapi kita harus memperhatikan sifat atau
karakter dari gugus fungsi tersebut yaitu ada 4 aspek atau 4 pokok untuk
menjadikan proteksi gugus fungsi yakni :
1. Yaitu , gugus yang dipilih Mudah
dimaukan serta dihilangkan.
2. Selanjutnya yaitu saat suatu reagen yang akan menyerang
gugus fungsional yang tidak terlindungi.
3. Lalu haruslah Stabil serta dapat
bereaksi dengan pereaksi tertentu untuk mengenbalikan gugus fungsi asalnya.
4. Dan
Gugus proteksi tidak boleh
mengaduh reaksi yang akan dilakukan sebelum dihilangkan.
Berikut
gugus pelindung untuk gugus fungsional senyawa organic
1. Protektor
alcohol
Yaitu zat/senyawa yang berguna untuk melindungi
gugus hidroksil pada senyawa alcohol. Salah satu contoh protector alcohol adalah
kelompok silil. Gugus pelindung silil dihilangkan atau dideproteksi dalam
kondisi asam/ion fluoride
2. Protekto
aldehid dan keton
Senyawa yang melindungi gugus aldehid dan keton ,
salah satunya adalah asetal. Untuk mengembalikan aldehid/keton maka asetal
dilepas dengan hidrolisi dalam kondisi asam.
Gugus melindungi aldehid dan keton selain asetal
yaitu tioasetal yang sangat lazim digunakan untuk melindungi gugus aldehid dan
keton. Untuk mengembalikan senyawa aldehid/keton maka tioasetal dilepas dengan
menambahkan garam merkuri/iodium.
3. Protector
asam karboksilat
Gugus yang melindungi asam karboksilat adalah salah
satunya yaitu ester , metil , etil dan benzyl.
4. Protektok
amina
Senyawa yang melindungi gugus amina , salah satunya adalah senyawa fluorenil metal oksi carbonil (Fmoc) gugus pelindung ini lazim digunakan. Untuk mengelepaskan gugus pelindung digunakan amina sekunder seperti piperidin dalam DMF dan stabil dalam kondisi asam. Protektor amina yang lain yaitu Alloc dan Cbz. Untuk melepaskan gugus pelindung bisa dikatalis pladium
Berikut
ini merupakan contoh proteksi gugus
alcohol yaitu :
Berikut ini merupakan contoh proteksi gugus aldehid/ keton
Dari mekanisme diatas dapat dijelakan bahwa, kita memiliki senyawa etil-5-okso-hexanoat. Karena produk yang ingin dibuat mengandung keton maka dari seyawa ester disana keton harus dipertahankan maka harus diproteksi dengan menggunakan senyawa tioetilen glikol dalam asam p-TsOH dan terbetuk senyawa asetal sehingga gugus keton sudah diproteksi untuk reaksi-reaksi hidrolisis/reduksi. Setelah itu untuk merombak gugus ester dilakukan penambahan LiALH4. THF dalam suasa asam dan didapatkan gugus hidroksil.
Berikut contoh proteksi gugus amina
Permasalahan
:
1. 1. Mengapa
gugus alcohol , amina, aldehid/keton dan karboksilat harus diproteksi?
2. 2. Gugus pelindung Cbz dan t-Boc ini labil terhadap asam sedangkan fmoc labil terhadap basa. Mengapa demikian?
3. Bagaimana mengetahui sifat dari gugus pelindung diol dan tiol?
L LINK presentasi : https://youtu.be/TJ5Ejc5OoQQ
link sumber : https://youtu.be/4tabVESYxL0











Baiklah, saya Suci Rohana Putri Tambunan (A1C119050), akan menjawab permasalahan no.2
BalasHapusBoc adalah gugus labil(tidak stabil) karena stabil pada suhu kamar dan mudah dihapus dengan larutan encer TFA dalam diklorometana. Cbz maupun asam labil tBoc secara umum digunakan. Untuk kestabilan karbokation diproduksi di deproteksi. Gugus Boc, yang menghasilkan kation tersier stabil di deproteksi, lebih rentan jika deproteksi oleh asam lemah daripada Cbz.
Gugus pelindung Fmoc secara umum terdapat dalam sintesis peptida fase padat. Fmoc tahan untuk kondisi asam dan mudah di deproteksi oleh basa lemah. Fmoc yaitu gugus pelindung basa tidak stabil yang mudah dihilangkan melalui reaksi dengan larutan amina yang terkonsentrasi.
Baiklah, saya Soni Fitri Br Nababan (A1C119097), akan menjawab permasalahan no.1
BalasHapusKarena gugus tersebut merupakan gugus yang sangat reaktif serta Proteksi gugus fungsi ini dipakai untuk melindungi gugus tertentu agar tidak bereaksi oleh peraksi pada saat proses sintesis kimia sedang berlangsung.
Baiklah saya febby rahmadayani ( A1C119052 ) akan menjawab pertanyaan desri no 3 gugus diol dan tiol adalah gugus pelindung ini dapat dipakai untuk melindungi gugus keton saat proses sintesis agar tidak bereaksi menjadi lebih lanjut. nah mengenai perbedaan dari gugus tiol dan diol ini yang saya pahami adalah
BalasHapus1. adanya atom Sulfur yang berikatan dengan atom hidrogen Sebagai analog sulfur dari gugus alkohol (-OH), gugus ini dirujuk baik sebagai gugus tiol ataupun gugus sulfhidril.
2. gugus pelindung diol biasa digunakan untuk melindungi gugus fungsi alkohol dengan atom penyusun yaitu Oksigen dan Hidrogen pada rantai ujungnya.